Pernah filler dan sekarang wajah terasa lebih turun? Penjelasan Edition, Gangnam: apa yang sebenarnya membuat wajah kendur, mengapa garis senyum (lipatan nasolabial) bisa disebabkan volume yang hilang, dan apa yang diperiksa sebelum tanam benang bagi yang pernah filler.
Halo dari Edition Plastic Surgery Clinic & Dermatology di Gangnam, Seoul. Mungkin Anda pernah disuntik filler beberapa tahun lalu, dan sekarang merasa pipi atau garis mulut lebih turun. Muncullah pertanyaan: "Apakah filler yang membuat wajah saya kendur?" Dan jika ingin tanam benang, apakah riwayat filler menjadi masalah?
Menurut jawaban konsultasi Edition, wajah tidak menjadi kendur karena disuntik filler; seiring bertambahnya usia, elastisitas kulit menurun. Riwayat filler tidak otomatis menghalangi tanam benang. Di Edition, pasien yang pernah filler, cangkok lemak, suntik kontur, laser lifting, atau tanam benang juga bisa berkonsultasi, dan keputusan diambil setelah jenis dan waktu tindakan sebelumnya serta kondisi jaringan saat ini diperiksa.
Lalu apa yang membuat wajah tampak turun?
Wajah bisa tampak turun karena beberapa hal yang berbeda. dr. Daehee Han (한대희), dokter yang melakukan tanam benang di Edition, memulai konsultasi dengan menilai penyebab kekenduran: apakah karena kulit, karena posisi lemak yang bergeser, atau karena ligamen retensi wajah (retaining ligament) yang mengendur. Setelah itu proporsi wajah, arah kekenduran, dan kondisi kulit dilihat bersama.
Pembedaan ini penting, karena setiap penyebab membutuhkan rencana yang berbeda. Benang dipakai untuk menahan dan menarik jaringan yang turun; jika masalahnya volume yang berkurang, dr. Daehee Han mempertimbangkan tindakan untuk melengkapi volume.
Garis senyum: kendur atau kempis?
Garis senyum yang dalam (lipatan nasolabial) mungkin Anda anggap tanda kekenduran. Namun menurut dr. Daehee Han, tidak sedikit lipatan nasolabial yang bukan disebabkan kekenduran, melainkan volume yang berkurang. Karena itu, di Edition kekenduran dan kekempisan dinilai bersama, dan bila perlu tindakan untuk melengkapi volume dilakukan bersamaan.
Jika kekenduran disertai berkurangnya volume, booster kolagen bisa dipertimbangkan bersama tanam benang. Jika keluhannya kerutan karena otot ekspresi di wajah bagian bawah, misalnya di sudut mulut, dagu, atau garis rahang, botoks bisa dipertimbangkan. Semua ini bergantung pada kondisi wajah, bukan paket yang sama untuk semua orang.
Apa yang diperiksa jika saya pernah filler?
Untuk pasien dengan riwayat tindakan, dr. Daehee Han menekankan pentingnya mengetahui jenis dan waktu tindakan sebelumnya serta kondisi jaringan saat ini secara tepat. Jadi, sebelum konsultasi, siapkan informasi berikut sebisanya:
- Area mana yang pernah disuntik filler atau cangkok lemak
- Kira-kira kapan tindakan terakhir dilakukan
- Apakah pernah tanam benang, suntik kontur, atau laser lifting sebelumnya
Jika Anda tidak ingat nama produknya, tidak apa-apa. Yang penting adalah perkiraan waktu dan area.
Kapan tanam benang bukan jawaban?
dr. Daehee Han menulis (diterjemahkan dari bahasa Korea):
"Yang penting bukanlah menganjurkan tanam benang kepada semua pasien, tetapi memilih cara yang paling sesuai dengan kondisi wajah saat ini."
Jika kulit sudah sangat kendur, operasi pengencangan wajah (facelift) bisa menjadi pilihan yang lebih efektif. Jika penyebab utamanya volume lemak dan bukan kekenduran, cara lain akan dijelaskan saat konsultasi. Dan jika lipatan nasolabial terutama karena volume yang hilang, melengkapi volume menjadi bagian penting dari rencana.
Bagaimana konsultasinya berjalan?
Di Edition, alur tanam benang adalah: konsultasi, analisis dan desain wajah, foto, bius, tindakan, pemeriksaan pemulihan, lalu penjelasan perawatan dan pulang. Konsultasi sekitar 20–30 menit dan tindakan sekitar 15–20 menit, tergantung kondisi dan area. Konsultasi, tindakan, dan pemeriksaan pemulihan dilakukan langsung oleh dr. Daehee Han; perkiraan biaya dijelaskan oleh manajer konsultasi (상담실장).
Dari Indonesia, Anda bisa bertanya lebih dulu melalui kanal KakaoTalk @에디션성형외과, telepon +82-2-591-0100, atau email editionprs@gmail.com.
Pertanyaan yang sering diajukan
Q1) Apakah filler membuat wajah turun?
A1) Menurut jawaban konsultasi Edition, tidak. Wajah turun karena elastisitas kulit menurun seiring usia.
Q2) Saya pernah filler di garis senyum. Bolehkah tanam benang?
A2) Bisa berkonsultasi. Jenis dan waktu tindakan sebelumnya serta kondisi jaringan diperiksa dulu, lalu keputusan diambil setelah konsultasi.
Q3) Apakah tanam benang bisa mengisi lipatan nasolabial yang kempis?
A3) Benang menahan dan memindahkan jaringan yang turun. Jika penyebabnya volume yang berkurang, di Edition tindakan untuk melengkapi volume dipertimbangkan bersama.
Q4) Apa yang perlu saya bawa ke konsultasi?
A4) Informasi tentang area dan perkiraan waktu filler, cangkok lemak, atau tanam benang sebelumnya. Nama produk tidak wajib.
Hasil dan masa pemulihan berbeda pada setiap orang. Silakan ambil keputusan setelah berkonsultasi secara menyeluruh dengan dokter spesialis.
Tanam benang (thread lift) dapat menimbulkan pembengkakan, rasa tertarik, memar, benang teraba, permukaan kulit tidak rata sementara, dan sedikit asimetri. Sebagian besar akan mereda seiring waktu, tetapi bila rasa tidak nyaman berlanjut, kondisinya perlu diperiksa. Tingkat dan lamanya berbeda pada setiap orang, jadi silakan berkonsultasi secara menyeluruh dengan dokter sebelum memutuskan.
Suntik botoks dan filler dapat menimbulkan memar, pembengkakan, nyeri, kemerahan di area suntikan, serta ekspresi wajah yang kurang alami atau asimetri sementara, dan filler dapat menimbulkan masalah pembuluh darah atau reaksi benda asing meskipun jarang terjadi. Tingkat dan lamanya berbeda pada setiap orang, jadi silakan berkonsultasi secara menyeluruh dengan dokter sebelum memutuskan.